TRANSLATE THIS BLOG TO YOUR LANGUAGE

Translate this page from Indonesian to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Widget edited by achinlaw/Benedict Sakti
Hidup ini terlalu indah untuk dilewati kawan.......

Rabu, 29 Desember 2010

Global warming dan Clathrate Gun hipotesis


Pernah dengar global warming? pasti pernah..
Pernah dengar Clathrate Gun hipotesis. pasti belum..

Sebagian besar orang sering dengar Global Warming, tapi belum tentu mereka benar benar tau apa itu global warming, dampak dan penyebabnya..
Sebagian orang mungkin berpikir "global warming cuma sekedar peningkatan suhu bumi, itu masih lama, paling aku udah mati. santai aja lagi"

Kalo kamu salah satunya.. capedeh, mati aja.

ok, mari dibahas...

Kalau orang orang bilang global warming itu dimulai di era moderen akibat ulah manusia, orang orang itu salah besar. Global warming telah terjadi puluhan ribu tahun yang lalu..
Sekitar 20.000 tahun yang lalu, zaman es mulai berakhir, suhu bumi mulai meningkat. Fakta uniknya, 10.000 tahun yang lalu, zaman es benar2 berakhir ketika suhu di bumi naik secara drastis sebesar 10 derajat celcius dan itu terjadi dalam waktu yang sangat singkat. (sesingkat apa, gw jg ga tau, gw nonton di NatGeo chanel).

Jauh berbeda dibandingkan dengan sekarang. Di abad ini, suhu rata rata naik 0,4 derajat tiap tahunnya. Tapi itu bukan perhitungan pasti dari om om ilmuwan.

Ilmuwan mencoba memprediksi kenaikan suhu bumi sekitar 15 tahun ke depan(riset gitu). Dengan teknologi dan program komputer canggih milik mereka.
Tapi bukan seperti ramalan cuaca (hanya beberapa hari ke depan) yang hasilnya bisa akurat, ramalan suhu 15 tahun kedepan susah untuk mendapatkan hasil akurat. Jadi dianalisa lah ratusan ribu kali oleh komputer canggih ini, kemudian hasilnya dikumpulkan, dan bertemu pada satu pola. (ceileh bahasa gue). dari hasil inilah om om ilmuwan itu mempublikasikan, 15 tahun lagi suhu akan meningkat sekitar 3-4 derajat celcius. Kata om ilmuwan, cuaca sepanas ini bisa membuat es di greenland mencair, metana bisa naik ke atmosfer (yang ini nanti tak jelasin), cuaca ekstrim bisa terjadi lebih banyak, kemarau panjang banget (sekarang aja cabe 50 rebu sekilo gara2 kemarau dan gagal panen), dan air laut naik beberapa meter (goodbye Jakarta).

Mari kita beralih sedikit ke Clathrate Gun hipotesis. Ini tak jelasin tentang metana yang naik ke atmosfer. (untung om google ada gambarnya. heheh)
Clathrate Gun hipotesis itu merupakan hipotesis dari om ilmuwan, yang katanya begini..
Di dasar laut ada gas gas metana yang tertimbun, gas metana ini tidak akan bereaksi pada suhu normal. tapi ketika suhu naik, gas metana dapat berubah menjadi gelembung gelembung di dasar laut yang kemudian naik ke permukaan laut. Sampai ke permukaan laut, gas metana ini bisa naik ke atmosfer, untuk kalian ketahui aja ya.. gas metana punya kemampuan 25 kali lebih dashyat memanaskan global daripada CO2 dan efek rumah kaca. (ngeri bos).

Orang bilang gas metana sekarang sudah sulit dilacak. tapi coba aja panasin tu laut. pasti gampang deh lacak gas metana.

Nah, gas metana ini bisa saja menyebabkan terulang kembali peristiwa 10.000 tahun yang lalu. perubahan suhu 10 derajat dalam waktu singkat.

efek umah kaca
Jadi kronologisnya begini..
sekarang banyak-banyak beli mobil, jalan jalan bikin panas. Gas sisanya nyangkut diudara, bikin panas.. Terjadilah efek rumah kaca yang berlebihan. Panas deh tuh bumi. 15 tahun lagi suhu naik 3 derajat. Pelan pelan metana mulai naik lagi. Lalu bumi mulai panas, baju makin mini mini (kok jadi ini). Es mulai cair, kemarau panjang, spesies hewan di bumi mulai mati, beruang kutub ngga ada lagi.. Apa yang mau kita sisakan buat anak cucu?

Nah, the way i see it, bumi itu punya kita bersama. kita lahir, beol dan kencing, makan, minum, bobo, jungkir balik, semua kita lakuin di bumi. Coba kita bisa merawat bumi seperti kita beli pulsa untuk hp kita, seperti kita ngerawat hape kita, seperti cewe-cewe meni pedi ngerawat kuku mereka, seperti kita makan untuk merawat perut kita.
Bukan seperti pengeksploitasi bumi. Hutan diborong buat bikin rumah.









Yah, mari kita merawat bumi.. solusi dan cara ngerawatnya , saya males ngetik. Bisa dicari di blog tetangga. hehehe.. piisss..

0 komentar:

Poskan Komentar

Loading...